Friday, June 28, 2013

Mister's Experience



Pandang Terhadap Beban Hidup
Dear Friends, dalam menjalani rutinitas hidup kita sehari-hari di dayah, pasti banyak tugas yang harus kita selesaikan, tantangan yang harus kita hadapi, yang sering kali kita anggap sebagai beban hidup kita. Bukan beban berat yang membuat kita stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.
Lantas bagaimana kita menyikapinya dan menjalankannya, sehingga tetap bisa menikmati kehidupan dayah yang hanya sesaat saja? Simak cerita singkat berikut ini :
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya:
“Seberapa berat menurut Anda kira-kira segelas air ini?”
Para siswa menjawab mulai dari 200gr sampai 500gr. “Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya.” kata Covey.
“Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1  jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan terasa semakin berat.”
“Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya.” Lanjut Covey. “Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengakatnya lagi”.
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke asrama dari pekerjaan antum hari ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada di pundak Anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.
Sahabat seperjuangan. Hidup ini singkat, jadi belajarlah untuk menikmatinya dan memanfaatkannya dengan baik. Hal terindah dan terbaik di dunia ini tidak dapat dilihat atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita. Semoga cerita singkat ini bisa memberikan inspirasi buat kita semua untuk bisa lebih menikmati kehidupan, bersyukur, dan lebih produktif setiap hari.
Salam Super Santri!

Sunday, June 16, 2013

Cerita Santri

                                                                      IMPIAN ITU HILANG

Karya Pena: Rabiatul Fauzi Umri
Langit membendung,namun hujan tak kunjung turun.Dera merenung seraya berdiri di samping jendela sambil melihat ke arah langit yang menghitam.”Ouh!”Jerit Dera kesakitan,dera pun berpindah tempat menuju kamarnya.”Huh,bagaimana cara mengungkapkannya pada ibu.”Fikir Dera sambil merebahkan badannya ke atas kasur yang sudah mulai menipis.Tak terasa karena kelelahan Derapun tertidur.
Keesokan harinya”ouh..hah?sudah jam tujuh pagi?aku telat shalat shubuh lagi!.”kata Dera sambil berlari menuju kamar mandi untuk berwudhu.ketika shalat derapun kesakitan karena penyakit yang diderita kambuh kembali.Setelah shalat dia langsung membaringkan badannya keatas tempat tidurnya kembali .
Dera termasuk keluarga yang kurang mampu,itu sebabnya dia segan memberitahukan orang tuanya tentang penyakit yang ia deritanya itu.walau saat ini ia hanyalah seorang mahasiswi,akan tetapi cita-citanya sangatlah mulia,yaitu ingin menjadi seorang dokter spesialis ginjal,ia bertekad ketika saudara perempuannya meninggal dikarenakan penyakit gagal ginjal yang diderita.
Dera tidak tahu pasti tentang penyakit yang dideritanya,yang ia tahu penyakitnya itu berasal dari perutnya.suatu ketika ia berjumpa dengan sahabat SMA nya,disudut pembicaraannya dera meminta tolong kepada temannya.”ri,ri aku boleh minta bantu gak?”tanya dera agak segan.”bantu apa ra?”jawab Tari.”kalau kamu punya aku ingin meminjam uang padamu.”kata Dera.”loh,tumben kamu seriusan,memangnya berapa uang yang kamu butuhkan?dan ngomong-ngomong buat apa uangnya?”tanya Tari perlahan.akan tetapi Dera tetap merahasiakan apa yang ia derita tersebut.”insya Allah akan aku pergunakan untuk mengecek mata ke dokter,dan jika ada tolong pinjamkan aku lima ratus ribu saja.”kata Dera.”iya,ini uangnya.”kata Tari sambil menyungging senyum.”Alhamdulillah,terima kasih ya sobat.”kata Dera membalas senyumnya.

Setelah perjumpaan itu dera pun bergegas menjumpai dokter,untuk konsultasi kesehatan.setibanya disana,”Assalamualaikum...”kataku seraya mengetuk pintu ruang poli umum.”wa’alaikum salam...masuk dek.”jawab seorang dokter.apa yang dapat saya bantu?.tanya dokter tersebut.”tolong periksa penyakit yang saya derita dok.”kataku lugas.”maaf dek...sebelumnya apakah ada keluhan tentang sakit yang adek derita?.tanya dokter tersebut.”hanya sakit perut yang sangat sakit”.kataku.”okeh mari kita keruang pemeriksaan.”kata dokter tersebut.setibanya disana Dera pun diperintahkan untuk berbaring.tuntuk berbincang-bincang sejenak mengenai hasil pemeriksaan. 

Detik berganti detik,akhirnya merekapun berbincang.”dek..saya harap adek jangan terkejut yah,dengarkan kata perkata dengan hati yang sejuk,dan tawakal kepada Allah SWT.Dera pun semakin penasaran dengan apa yang ingin dibicarakan oleh dokter tersebut.”ayolah dok...to the point aja.”kata dera membujuk.”kamu terserang penyakit,yang penyakit itu jika tidak diangkat maka perutmu akan membesar.”kata dokter tersebut.mendengar kata tersebut Dera pun bertetiak histeris,”oh...tidak mungkin...tidak mungkin ini bisa terjadi.”teriak Dera.dokterpun mencoba untuk menenangkan Dera,dan Dera pun tenang dan segera pulang ke rumah.
Setibanya dirumah,”dera...dari mana saja kamu?”tanya ayah.”Aku dari rumah temen ayah...aku capek,pingin istirahat.”jawab Dera.”em...yasudah itirahat sana.”kata ayah.
Untuk menyembunyikan penyakitnya itu,Dera kabur dari rumah dan mencari tempat yang aman yang tak seorangpun dapat menemuinya.akan tetapi ia tinggal bersama nenek tua didalam hutan.Dan nenek tersebutlah yang merawat Dera.
Detik waktu terus berlalu,bulan pun sudah dalam hitungan kelima,perut Dera semakin besar layaknya seorang ibu yang sedang mengandung janinnya.Dera kehilangan akal untuk menyembunyikan penyakitnya,toh pengangkatan penyakit itu tidaklah sedikit biayanya.hanya bermodalkan kesabaran dalam menghadapi sisa umurnya.
Orang tuanya sampai kebingungan dalam mencari anaknya tersebut.
Hingga suatu ketika,Dera keluar rumah dikarenakan ia bosan didalam terus.Di tenagah perjalannya tersebut,mereka berjumpa,ayah bersama ibunya hampir tidak mengenali Dera.Dera berusaha kabur,akan tetapi ayah mengejarnya,ayah dan ibunya terkejut dengan kondisi Dera saat ini,mereka menyangka Dera telah melakukan suatu perbuatan yang diharamkan dalam islam.”dera,apa yang terjadi denganmu?”tanya ayahnya dengan emosi yang membara.tanpa menunggu jawaban dari Dera,akhirnya ayahnya pun menampar pipi Dera.”Anak kurang ajar!kamu kabur dari rumah dan sekarang begini!!!”bentak ayahnya.
Tak tahan menahan makian ayahnya Derapun berlari meninggalkan ayah dan ibunya.sedangkan ibunya tidak sanggup melihat Dera diperlakukan kasar oleh ayahnya,tiba-tiba penyakit jantung ibunya pun kambuh.”ayah...bicarakan baik-baik apa yang sebenarnya terjadi dengan Dera,dia anak kita satu-satunya,maka jagalah ia...”kata ibunya sambil menangis.”maafkan aku,aku akan mencarinya kembali,dan meminta maaf padanya.”kata ayahnya kepada ibu Dera.lalu ayah Derapun menelepon ambulance untuk membawa ibunya kerumah sakit,sedangkan ayah kembali mencari Dera.
Setelah kelelahan mencari Dera,ayah pun memutuskan untuk kembali dan beristirahat dirumah.ketika itu ayah menuju kamar Dera,tiba-tiba ia menemukan selembar yang bertuliskan,”Ayah...ibu...penyakit ini telah lama aku derita,sebelumnya dokter berkata bahwa penyakit ini dapat diangkat akan tetapi membutuhkan biaya yang tidak sedikit,dan jika tidak diangkat,akibatnya perut akan membesar dan sepertinya aku akan kehilangan impianku menjadi seorang dokter spesialis ginjal.Aku tak ingin menyusahkan semuanya,maka dari itu aku pergi dari rumah,maafkan aku ibu...ayah...aku mencintai kalian.”
Setelah membaca surat tersebut ayah Dera menangis histeris dan menyesali perbuatannya.lalu ia mencari Dera tanpa istirahat walau hanya sejenak.Ditengah perjalanan ayahnya berjumpa dengan seorang nenek yang merawatnya.nenek itu bertanya,”hendak kemana tujuan bapak?”tanya nenek.”aku ingin menjumpai anakku,dan ingin meminta maaf kepadanya.”kata ayah Dera.”boleh aku tahu ciri-ciri anakmu?”tanya nenek lagi.”saat ini perutnya membesar dikarenakan penyakit.”jawab ayah Dera.”kalau begitu ikut aku.”kata nenek tersebut.
Tak lama setelah perjalanan,mereka pun tiba.”masuklah,dia ada didalam.”kata nenek.”dera..”panggil ayahnya.Derapun ketakutan,”kau tak perlu takut,ayah sudah tahu semuanya nak,ayo ikut ayah pulang dan menjenguk ibu dirumah sakit.”bujuk ayahnya.mendengar bujukan tersebut dera kembali tersenyum dan memeluk ayahnya.Akhirnya mereka pulang dan hidup bahagia sampai Dera tiada lagi.


Tuesday, April 30, 2013

Look in Your Dream?

-->

      Kalo gede nanti mau jadi apa?  Ada yang bilang mau jadi dokter, pengen jadi insinyur, yang lain jawab mau jadi pilot dan sebagainya. Itu jawaban dari ‘anak-anak TK’ ketika ditanya oleh gurunya. Mungkin jawaban anak-anak itu hanya sekedar menjawab. Apa yang terlintas di pikiran msereka saat itu saja. Wajar dan natural karena mereka masih kecil.
      Sementara kalo orang yang lebih dewasa seperti students of Darul Ihsan ditanya apa cita-citanya? Kita mestinya sudah tidak asal menjawab lagi. Seharusnya kita sudah punya cita-cita yang jelas. Isn’t right? Apalagi yang sudah kerja atau menikah, mestinya sudah dalam posisi mengejar atau mungkin sudah berhasil meraih cita yang didamba.
  Arti kata cita-cita menurut Indonesian dictionary yaitu keinginan yang selalu ada dalam pikiran. Terkadang people beranggapan cita-cita itu hanya sebatas profesi apa yang kita inginkan di masa depan. Padahal mestinya tidak seperti itu. Cita-cita bermakna lebih luas daripada sekedar pekerjaan apa yang ingin kita lakukan.
     Pendidikan yang ingin kita dapatkan juga bisa menjadi salah satu bentuk cita-cita. Bukan hanya pendidikan formal tapi juga informal. Mau kuliah sampai S2 atau S3. Ikut pelatihan, seminar atau konferensi tingkat dunia. Pendidikan biasanya terkait dengan profesi. Namun a lot of people yang profesinya tidak sesuai dengan pendidikan yang telah ditempuhnya.
  Cita-cita selain bermakna profesi yang ingin kita jalani, bisa juga berupa prestasi yang ingin kita raih. Bisa berupa prestasi akademis, pencapaian di bidang seni, olahraga ataupun hoby. Mungkin ada yang ingin jadi juara nasional atau mau dapat penghargaan internasional. Bentuk cita-cita juga bisa berupa karya yang ingin dibuat. Karya tulis berupa book, song, design dan sebagainya.
     Materi yang ingin kita miliki itu bagian dari cita-cita. Banyak orang yang ingin punya rumah megah, mobil mewah dan uang berlimpah. Gadget terbaru, pakaian trendy atau sepatu model terkini biasanya jadi keinginan anak muda. Ada juga yang bercita-cita untuk punya materi yang tak biasa dengan mengkoleksi benda-benda langka. Boleh dan wajar saja kalo kita menginginkan materi apapun selama diperoleh dengan uang halal dan digunakan untuk kebaikan.
    Pasangan hidup yang ingin kita dapatkan adalah bagian dari cita-cita. Kriteria pasangan hidup yang didamba sudah harus kita punya tanpa perlu menyebutkan nama. Mencari pasangan hidup yang tepat sangat penting karena kita akan menjalani separuh lebih perjalanan hidup bersamanya. Kita ingin punya istri cantik yang setia, anak-anak yang lucu menghibur hati dan keluarga yang harmonis. Hidup bahagia dan sejahtera bersama keluarga tercinta. Bagian dari cita-cita yang penting dan tak boleh terlupa.
  Cita-cita juga bisa berarti pengabdian kepada sesama. Ada yang bercita-cita untuk punya yayasan yang mengelola anak jalanan. Ada yang menyantuni anak yatim piatu, mendirikan sekolah untuk orang tak mampu dan hal lain semacam itu. Cita-cita tak harus untuk diri sendiri. Manusia yang terbaik adalah manusia yang paling banyak manfaatnya untuk sesama.
    Satu hal penting yang tak boleh terlewatkan adalah cita-cita tidak boleh hanya sebatas dunia. Hidup kita tak akan kekal abadi di muka bumi. Kematian pasti akan datang dan kita semua akan masuk ke alam yang berbeda. Untuk itu, cita-cita akan kehidupan abadi harus juga dimiliki. Semua orang pasti ingin masuk surga tapi untuk masuk ke sana ada banyak kewajiban yang harus dilakukan dan ada larangan yang harus dijauhi. Sedari kini siapkan bekal untuk kehidupan di akhirat nanti.
     Jika hanya memiliki cita-cita dunia tanpa ada cita-cita akhirat akan membuat kita menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kenikmatan dunia. Cita-cita untuk masuk surga akan membuat kita lebih terjaga dari perbuatan yang sia-sia. Selain itu juga bisa mencegah kita dari perbuatan yang merugikan orang lain. Cita-cita dunia dan akhirat bisa berjalan seiring sejalan. Sungguh indah jika kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan di dunia dan di akhirat pun nanti kita bisa bahagia.
  Cita-cita tak mengenal usia, berapapun umur kita teruslah miliki dan mengejar cita. Cita-cita juga tak terbatas ruang dan waktu. Kematian sekalipun tidak akan menghapuskan cita yang sudah tertanam dalam dada. Apa yang sudah dicita-citakan bisa dilanjutkan oleh anak cucu dan penerus kita. Tinggi dan mulianya cita-cita menentukan kualitas diri kita. Jadi apa cita-cita anda?









Monday, April 15, 2013

Membaca Wajahmu Indonesia


Aku tak tahu lagi apa harus dikata
membaca wajahmu, Indonesia
tak henti bersolek, namun tak pernah lenyapkan berbagai luka
bahkan kurasa semakin terbuka saja
hingga terseret nanah dan darah sepanjang catatan sejarah
pakaian kebesaranmu, nan agung, luluh tinggal cerita
menjadi dongengan, anak-anak-pun enggan mendengarnya
lantaran telah dinina-bobokan berbagai tontonan dan permainan maya
membaca wajahmu, Indonesia
yang terus saja bersolek hingga hilang rupa
dalam cermin wajah-mu retak, porak-porandakan peta-peta
terlalu tebal bedak dan gincu, membuat kita semakin bertanya
ada apa denganmu, Indonesia?
bagai kehilangan keyakinan, tentang siapa-siapa yang percaya
terasa limbung, bingung, membuatmu jadi bahan tawa
ayo, bangkitlah Indonesia,  
jangan persoalkan kentut, selagi jutaan bom waktu telah menyala
jangan persoalkan citra, selagi diambang marabahaya
jangan persoalkan cinta, cukuplah engkau percaya
bersihkan kotoran-kotoran yang melumurimu, segera berbasuh muka
hingga segar pikirmu, dan mata menatap hal yang nyata
tentang apa-apa yang tengah merajalela
Ayo, bangkitlah Indonesia
sambutlah para generasi muda dengan jiwa-jiwa merdeka


Monday, March 4, 2013

Haruskah makan dan minum sambil duduk?



Anda merasa sudah melakukan diet dengan benar tapi berat badan belum berkurang juga? Mungkin ada yang salah dengan cara makan Anda. Kebiasaan makan sambil berdiri bisa jadi salah satu penyebab mengapa Anda tidak kurus-kurus.Jangan makan sambil berdiri Di zaman yang serba cepat ini, makan bukanlah kegiatan yang spesial lagi.


Orang tua sering melarang kita makan dan minum sambil berdiri. Mungkin kedengarannya seperti nasihat biasa saja, tapi ternyata hal itu ada benarnya dan dapat dibuktikan dari segi agama maupun kesehatan. Mau tahu?

Dahulu, orang-orang selalu makan dalam keadaan duduk untuk menghargai berkah yang diberikan sang pencipta. Namun kini, makan sambil berdiri bahkan berjalan sudah jadi hal yang lumrah. Secara ilmiah, makan sambil duduk dan tetap pada satu tempat membuat otak tidak akan memikirkan makanan lain selain yang ada di hadapannya saat itu. Hal itu karena tubuh akan memberikan sinyal pada otak untuk tidak perlu mencicipi makanan lainnya dan fokus pada satu makanan ketika sedang duduk, dan hal itu membuat Anda lebih sedikit memasukkan kalori dalam tubuh.
         Refleksi i
ni apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung.
Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum. 

 Mengapa Rasulullah melarang ummatnya minum berdiri.
Dalam hadist disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri” Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter.

Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penya kit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.






Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk."
Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.

Adapun rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat! Manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna.

Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat. Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.


Dari segi kesehatan.Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringter. Sfringter adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri.
Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disalurkan ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. 




Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata:   "Lihatlah orang itu duduk seperti budak." Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: "Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan

Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata:   "Lihatlah orang itu duduk seperti budak." Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: "Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak." Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, "Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan" (HR Bukhar). 
seperti makan budak." Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, "Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan" (HR Bukhar). 




Thursday, February 7, 2013

The Most Greatest Power of Human



Kemudian Ia memberinya bentuk (dengan perbandingan ukuran yang baik), dan meniupkan ke dalamnya 
ruh (ciptaan)-Nya. Ia jadikkan bagi kamu pendengaran,penglihatan,dan (perasaa) hati...”QS.as-Sajadah :9


Dunia adalah wujud pembuktian kualitas diri manusia. Dalam diri manusia terdapat banyak kekuatan. Apabila kekuatan itu mampu dipergunakan secara baik maka penggunanya akan terus maju dalam segala hal.


KEKUATAN IMPIAN [THE POWER OF DREAMS]
      Untuk memperoleh masa depan yang cerah, harus merancangnya. Dengan memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Kita harus berani memimpikan hal-hal terbaik dan terindah yang kita inginkan untuk masa depan kita atau kehidupan orang-orang yang kita cintai.   Tanpa impian, kehidupan akan berlaju tanpa arah, sehingga tiada disadari kita tidak mampu mengendalikan kemana sesungguhnya kehidupan kita akan meniti.


KEKUATAN DARI FOKUS [THE POWER OF FOCUS]
      Fokus adalah daya (power) untuk melihat termasuk masa depan,impian,sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri,peluang di sekitar,sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Bagaikan sebuah kaca yang membantu seseorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.




KEKUATAN DISIPLIN DIRI [THE POWER OF SELF DISCIPLINE]
      Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristotoles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.
      Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.
      Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan kebiasaan diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.


KEKUATAN PERJUANGAN [THE POWER OF SURVIVAL]  
      Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.
      Sering kali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.





KEKUATAN PEMBELAJARAN [THE POWER OF LEARNING]
      Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuan untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam hidup kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.
      Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.


KEKUATAN PIKIRAN [THE POWER OF MIND]
            Pikiran bukanlah suatu wadah untuk diisi,melainkan sebuah cahaya untuk dinyalakan. Pikiran adalah anugrah Tuhan yang terbesar dan terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui cara bagaimana mendayagunakan kekuatan pikiran,kita dapat  menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran,selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan tumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan.
      Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi dan keberadaan kita di masa lalu dan saat ini.Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukkunya The Power of Fokus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespon s setiap situasi yang teerjadi pada kita.Gunakanlah segenap kekuatan dalam diri Anda!
The Most Greates Power of Human


Take time to THINK. It is the source of power.
Take time to READ. It is the foundation of wisdom.
Take time to QUIET. It is the opportunity to seek God.
Take time to DREAM. It is the future made of.
Take time to PRAY. It is the greatest power on earth.

                        Nurman Syahrul